Growth Chamber adalah ruangan yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman dalam kondisi lingkungan yang tertutup dengan menggunakan cahaya buatan menggunakan lampu. Dalam growth chamber untuk tanaman kondisi lingkungan dapat dipertahankan secara konsisten sesuai yang dikehendaki dengan pengaturan dan operasi yang khusus. Dalam growth chamber ini, kita dapat mengatur radiasi, suhu, kelembaban, karbon dioksida, pergerakan udara, dan juga kontaminasi udara berdasarkan tujuan yang hendak dicapai . Secara umum, pengoperasian growth chamber itu mahal dan membutuhkan persyaratan khusus untuk menjalankan dan mengatur bermacam-macam faktor dengan tingkat presisi yang tinggi. Dalam growth chamber yang umum dan sederhana, radiasi, suhu, dan kelembaban dapat dikontrol dengan baik dan akurat.
Radiasi dalam growth chamber merupakan sumber energi yang digunakan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Efek radiasi pada tanaman biasanya digunakan untuk mempelajari fotosintesis, fotomorfogenesis, dan energi-bio. Sumber daya untuk radiasi dapat diusahakan dengan menggunakan berbagai macam lampu yang mempunyai emisi spectra dalam tiap lampu antara 300-800 nm. Tipe lampu yang sering digunakan dalam growth chamber adalah : incandescent lamps, fluorescent lamps (cool white phosphor lamps, daylight phosphor lamps, warm white phosphor, deluxe cool white phosphor, gro-lux phosphor and vita-lite phosphor), High Intensity Discharge (HID) lamps, Mercury lamps, Low Pressure Sodium (LPS) lamps, Xenon Lamps, dan Light Emitting Diode (LED).
Dalam growth chamber suhu udara dapat dikontrol dengan baik sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik ataupun ditumbuhkan dengan suhu tertentu. Pengontrolan suhu dalam growth chamber biasanya digunakan untuk mengetahui efek suhu terhadap tanaman atau mempertahankan suhu sehingga kondisinya tetap optimal.Pengukuran dan peralatan sensor yang digunakan dapat dimonitor dengan baik, bahkan pengaturan suhu secara digital computerized systems banyak digunakan dalam growth chamber dimana suhu dapat diamati dan diubah secara cermat tiap menit untuk membuat gradual progress.
Kelembaban merupakan salah satu faktor lingkungan yang sulit dimonitor. Pengukuran kelembaban biasanya dikalibrasikan dengan pengukuran kelembaban relatif, sehingga pengaruhnya terhadap status air dalam tanaman dapat dipelajari, juga interaksi dengan tanah, tanaman, dan atmosfer lingkungan dapat dibandingkan secara langsung. Alat yang biasanya digunakan untuk pengukuran kelembaban dalam growth chamber antara lain psychrometers, electrochemical, hair hygroscopic, dew point, and electrocapitative dan biasanya sudah termasuk dalam monitor yang diamati.
Growth Chamber dengan lampu spesial (warm white fluorescent lamps dengan biru, merah atau far-red fluorescent lamps) (abiko research laboratory) (Dokumen pribadi)
